asa

saya percaya

 

pada langit yang temani bumi

pada bumi yang lingkari matahari

pada wangi tanah diwaktu hujan

pada tarian hujan yang menepuk bumi

pada semesta yang menjaga melindungi

padamu yang kucinta saat ini dan nanti

 

saya. percaya. kamu.

 

 

10.45 P.M.

Bandung, 19 November 2010

 

 

tentangmu yang menghimpun rindu

ada jeda tak terpatahkan

pada garis-garis sunyi yang menggambar peta rindu

tentang betapa aku

tentang seberapa aku

 

tentangmu

 

namamu mencabik hati

terhempas dan berdarah

atas nama rindu

“drama”, komentarmu

 

tentangmu

 

yang luapkan andrenalin

menggerus aliran darah

berdentam-dentam

dan membara!!

“lebay!”, tukasmu

 

lalu kata-kata ini terhimpun

untuk datang dan merumpun

kepadamu

 

 

9.52 P.M.

Bandung, 19 Nopember 2010

 

 

Drama

ada suara yang tidak dimiliki kata-kata, hingga ia hanya bisa terbaring dalam ruang sebelah kiri.

ada sepi yang penuh seluas angkasa, dalam degup ia melesak lalu tersedak.

air mata seperti rinai yang menepuk wajah bumi

dan wangi tanah

kaki-kaki kecil yang dipanggul lewat bahu penuh mimpi

menguap

tak kembali

air mata adalah senjata yang terluka

pergilah pergi bawa semua perkara pergi

seperti mimpi tak ada habisnya

lalu tertampar di akhir cerita

 

 

10.18 P.M. 

Bandung, 24 Oktober 2010

 

 

Lelaki Kecil – Manusia Kerdil

geramnya adalah usaha putus asa mencari pengakuan

bahwa dia dibutuhkan

bahwa keberadaannya mengada

tuduhannya adalah pertanda dia kehilangan arah

berusaha keras menjadi

tanpa tahu tujuan pasti

jengah lelah hampir menyerah

dengan mata buta menyerang segala arah

serba salah serba kalah
 

jangan hiraukan manipulasi permainan

diri jauh lebih berharga daripada sekedar permainan ego

atas bocah lelaki kecil dalam tubuh dewasa mudanya

hidup lebih

dari sekedar permintaan rasa berharga

atas diri

 

 

12.32 A.M.

Bandung, 19 Juni 2010

 


613-angry-man

 

 

Jeda

di sini

mendekatlah

lalu rebah


ada hal yang tak bisa kita mengerti,

saat ini


jarak tempuh

semakin penuh

sendiri berteguh


seluruh

tubuh

bertaruh

sungguh

sungguh


karenanya,

tak mengapa


lemahnya purusa

adalah tanda dia sempurna


teragak

cindur semesta

 

 

2.21 A.M.

Bandung, 25 Juni 2010

 

 

Pegawai Makna

Hingga pagi tahu saya terbangun dan menyadari

bahwa sekiranya sesegera mungkin bergegas jalani hari

adalah cicilan mungil untuk menjelma sebagai diri

Titik titik kecil berkumpul

menjadi besaran mimpi bergumul

Dan nyata menjadi bahagia

Dan bahagia mewujud nyata

::

Terimakasih Max Havelaar

 

 

10.33 A.M.

Bandung, 17 April 2010

 

 

Max_havelaar

Kita bersukacita bukan karena memotong padi.

Kita bersuka cita karena memotong padi yang kita tanam.