Separuh

Saat menuliskan ini, kamu entah ada dimana. Tiap lima detik sekali saya melihat layar hp, berharap sebuah simbol muncul berisi kabar darimu. Kamu entah ada dimana.

 

Saya khawatir, saya cemas, tapi terutama saya merindu. Merindumu yang selalu bisa membuat saya tersenyum, tertawa, merasa aman dan nyaman. Tapi terutama, merasakan bahagia.

 

Kamu ada dimana kekasih? Kamu sedang berada dimana?

 

Tidak mungkin suatu hal buruk menimpamu, semesta pasti menjagamu. Tapi cemas ini tidak kunjung pergi, ada dimana kamu? Saya mencandu hadirmu.

 

Seperti kehilangan rumah, rasanya seperti kehilangan tujuan. Sepertinya hanya kamu dan memang kamu tempat saya kembali setiap harinya.

 

Dimana kamu kekasih? Saya ingin pulang, menujumu.

 

 

10.14 P.M.

Jakarta, 21 Juli 2011

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s