Belum Saatnya Pulang

Jalan masih panjang, tujuan belum lagi terlihat

Bukan saatnya bertanya dimana arah menuju pulang


Bekal takkan pernah dirasa cukup

Tapi selama nafasmu belum memburu

Dan langit bukan jadi langit tidurmu

Tak pantas rasanya merindu suara ibu


Mimpi masih jauh terajah nyata

Cita-cita baru sebatas kata-kata

Jangan dulu menyerah kalah


Dengarkan “Sementara” dan menangislah.

Air mata ini tidaklah sia-sia.

Percayalah.

 

Denpasar, 2 Januari 2013

11:16 PM