Senja Milikmu

Ada yang mengaduh, hatiku.

Terantuk-antuk senyum milikmu.

Bagaimana jika senja kuhadiahkan untukmu?

Seperti Seno yang memotong cakrawala jingga untuk kekasihnya lantas menyimpannya dalam saku.

Karena senja menyimpan senyummu.

Karena senja menyebut namamu.

Dan aku tergugu jatuh cinta untukmu.

Senja tidak selamanya.

Ia tenggelam memahat jalan ke dalam gelap malam.

Aku bergumul bersama nyata,

kita tidak akan pernah ada.

Tiap senja adalah kamu.

Yang terindah dan tak terjamah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s