Surat Hati

Kata-kata tidak punya suara.

Ia sekedar menjelma menjadi gema dalam kepala.

Yang bertalu dan memantul,

mencari sudut terbaik agar mendarat tepat di ruang kalbu.

Tulisan bukan janji menjadi abadi.

Kertas mampu dilalap api.

Dinding-dinding jaring laba-laba tak berdaya tanpa sumber daya.

Tak ada yang pasti dalam modernisasi.

Lalu jika rasa semuda ini kuberi nyali?

Adakah kamu mengerti?

Hati ini berdegup tak pada tempatnya.

Semoga kamu mengerti.

Advertisements

2 thoughts on “Surat Hati

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s