Maafkan Dirimu dan Kebodohanmu

Ya, saat ini mungkin kau tak punya apa-apa

untuk diperlihatkan kepada mereka,

bahkan mungkin kau masih terlihat ada di tempat yang sama

Mereka tidak tahu

Mereka tidak perlu tahu

Saat kau berdiri di tempat yang sama,

kau baru saja bangkit setelah menabrak tembok untuk kesekian kali

Dan mereka tidak perlu mengerti,

karena kau pun berjuang keras untuk mengerti dirimu sendiri

Mereka bisa saja berkata,

kau terlalu malas dan keras kepala

Bahwa kau terlalu arogan, tidak segera belajar, dan menjadi dewasa

Dan bisa jadi semua hal yang mereka katakan tentang dirimu itu benar

Bahwa itu adalah kenyataan

Tapi tiap kenyataan tidak harus berarti abadi

Mungkin kau punya terlalu banyak alasan dan menyalahkan orang lain

Mungkin benar kau pemalas bodoh yang sombong

Bisa jadi kau punya terlalu banyak monster di dalam kepalamu

Kau tahu itu semua benar,

karena seumur hidup kau berjuang melawan mereka

Jadi,

maafkan saja dirimu dan semua kebodohanmu

Ketidakmengertianmu atas segala yang terjadi

Maafkan dirimu sendiri dan berjalanlah

Karena masa depan cerah tidak terlalu dekat terlihat

Tapi, toh, kau masih terus berjalan.

Terseok, tak mengapa.

Selama api itu masih menyala.

Seumur hidup mungkin kau akan terus gagal

Tapi kau tahu, kau tak pernah berhenti dan menyerah

Tidak sekali pun

Maafkan dirimu dan kebodohanmu

Berjalanlah

Semesta memberkatimu penuh

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s