Hujan di Bulan

:untuk R

Ada banyak cara merekat jarak antara langit kotaku dan pantai pulaumu.
Menarik larik lembayung senja misalnya;
kupancang ia kuat, di depan rumahku ia terlihat, sembari mengingat senyummu lekat.

Aku menghitung waktu pertemuan seiring terbit purnama dan bulan mati,
jatuh cinta lalu patah hati.
Mengenal perih buatku mengerti,
ada kasih yang tak semerta-merta berarti mencintai.

Di langit kita bertemu.
Angkasa berisi kemungkinan tanpa batas.
Mencintai adalah melepas ikatan ingatan atas jarak dan harapan.
Kupintal doa bertulis namamu dan mengecup keningmu pelan.

Serbuk semesta menggenang kenangan.
Hujan di bulan,
aku ingin melupakanmu perlahan-lahan.

Jakarta, 4 Agustus 2017

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s